Abstract


Klakat merupakan alat pengkukus dimsum terbuat dari bambu yang dianyam di Desa Kadugenep. Desa ini berlokasi di daerah Serang, Banten, dikenal juga sebagai desa penghasil tas. Namun, potensi di Desa Kadugenep belum dipergunakan dalam meningkatkan proses kreatif PAUD HI BKB Kemas Kutilang. Maka diadakanlah kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuannya penguatan teknik anyam sebagai identifikasi penguatan potensi Desa Kadugenap penghasil klakat dan tas dalam rangka meningkatkan proses kreatif PAUD HI BKB Kemas Kutilang. Pendekatan yang digunakan adalah participatory design melalui Forum Grup Diskusi (FGD) antara para guru HI BKB Kemas Kutilang, aparatur desa, dan juga tim pengabdian kepada masyarakat. Hasil dari pendekatan ini adalah penyuluhan produk pembelajaran yang diaplikasikan secara langsung bagi siswa PAUD HI BKB Kemas Kutilang. Para siswa dapat menerapkan teknik anyam melalui produk pembelajaran yang dikemas dalam bentuk paket kreatifitas yang menarik perhatian sehingga dapat meningkatkan proses kreatif pada acara penyuluhan. Kesimpulannya dengan potensi Desa Kadugenep digunakan dalam merancang produk pembelajaran untuk langsung diterapkan untuk meningkatkan proses kreatif PAUD HI BKB Kemas Kutilang.